Tampilkan postingan dengan label makanan dan masakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makanan dan masakan. Tampilkan semua postingan

11 Januari 2012

First Chicken Biryani


Harga berasnya lebih mahal dari harga beras Jepang yang biasa kami beli. Ukurannya lebih panjang dari nasi Jepang dan Indonesia, lebih ramping2, lebih kaya cacing, dan tentunya tidak lengket sehingga cocok banget buat dimakan pake tangan. Beras merek Basmati ini lakunya sama orang-orang timur tengah dan Asia Selatan. Dan biasa disajikan di masjid-masjid sebagai menu berbuka puasa atau di restoran-restoran halal India/Pakistan. Rela banget beli beras ini, gara-gara saya ga pernah kebagian makan nasi biryani (nasi campur nya orang2 Asia Selatan/Pakistan). Si aa mah, tiap ada kumpul di masjid, suka bawa cerita doang kalau di masjid ada acara makan-makan nasi biryani. Juga ga setiap saat saya pergi ke restoran halal buat beli nasi biryani.

Karena sudah beli beras yang spesial ini, maka menu makan hari ini juga spesial: Nasi ayam biryani. Dengan bumbu ajaib yang sudah dikemas praktis, ternyata membuat nasi biryani ini tidak susah seperti yang dibayangkan. Hanya tinggal ditambah beberapa bahan seperti bawang bombay, jahe, lemon, yogurt, tomat, bawang putih, dan cabe hijau maka nasi yang awalnya tidak berasa apapun, jadi punya rasa yang wuajipp manteb. Masaknya seperti bikin nasi liwet gitu. Hihihihihihi,,,rasanya seperti apa ya, seperti kare india,,hemmm, engga juga sih, rempah-rempahnya lebih terasa, rasa ada rasa asem, asin, pedas yang bikin jadi panas perut. Pas makan nasi biryani ini cocoknya ditemenin sama salad, biar seger-seger gitu dan ga terlalu puyeng sama rasa rempah-rempahnya. Alhamdulillah nikmat pisan euy..*btw gambar di foto itu terlihat nasinya lembek, dan emang iya lembek gara-gara ngasih airnya kebanyakan,maklum perdana..

16 Desember 2011

Kue Hulk

Jumat sore sehabis selesai pertemuan terakhir dengan adik-adik dunia maya tercinta, saya langsung inget postingan temen di blog makanannya dia tentang kue teh hijau, tapi saya sebut kue Hulk, karena warnanya hijau. Atau kue Princess Fiona juga boleh, kan sama-sama hijau. Resepnya dari sini dan pas dilihat bahan-bahannya ga terlalu susah dah ga terlalu banyak, kebetulan punya semua di rumah. Setiap pagi sehabis shalat Shubuh, perut ini suka keroncongan dan mulut ini pengennya makanan yang manis-manis terus. Nah apakah ada hubungannya antara perut yang tiap pagi suka keroncong dan pengen bikin kue ini, saya pun tak tahu. Sebenernya ada sih alesan kenapa tiba-tiba tangan ini tergerak untuk bikin kue. Karena besok mau ada pengajian, dan saya kepikiran buat bawa kue. Setelah bikin kue teh hijau itu, saya lihat kok jumlahnya ga banyak, dan ga akan cukup buat 7-9 orang. Jadinya saya kembali bikin kue. Eh kue bukan ya? puding roti sebenernya. Yang gampang-gampang aja deh, yang ribet mah yuk dadah babay.

aa ternyata doyan, hahahahaha,,bahagianya kalo dia doyan makan teh. saking bahagianya, saya ikutan makan juga nemenin dia dan ini yang bikin bahagianya musnah seketika. (T_T)

28 November 2011

NIkmatnya Sushi

foto diambil 1,5 tahun lalu waktu kelas membuat sushi@Nokodai

Dalam sebulan ini, kampus saitama kedatangan 3 orang mahasiswa exchange. Mereka datangnya dari bandung, anak-anak unpad. Karna kami (saya, Aa, dan Bang Frengki - temen lab nya Rangga), sedikit kegirangan ada temen indonesia lagi, maka kami pengen ngajak mereka yang baru datang itu untuk sekedar ngobrol dan makan diluar. Setelah berunding (walaupun ada intervensi dari saya yang emang pengen makan sushi), maka diputuskan lah malam sabtu kemarin untuk makan sushi di restoran sunda, ya enggalah, ya di restoran sushi. Biasanya saya makan di restoran yang aga jauh, naek sepeda sih, tapi tetep jauh ditambah kali ini jumlah orang lebih banyak daripada jumlah sepeda. Maka kami memutuskan untuk makan di restoran sushi yang bisa dijangkau dengan bis. selama ini tiap kali saya pergi ke restoran sushi, saya percaya apa yang dikatakan orang, "ini boleh kok", "itu boleh kok", ya ya macem begitulah. Namun sebelum keberangkatan kami ke restoran saya telpon ke seorang teman lagi dan dia menjawab "oh, biasanya saya liat websitenya dulu baru berangkat kesana". Ah iya juga ya pikir saya, lihat website. Akhirnya saya buka website restoran sushi yang bersangkutan.

Saya cari halaman untuk alergen. Karena biasanya dari halaman itulah kita tau bahan makanan yang terkandung dalam suatu makanan. Namun, ternyata saya juga temukan halaman bahan dasar makanan di restoran itu yang lebih lengkap. kalo biasanya di halaman alergen hanya tertulis kandungan umum seperti : tepung, ikan daging ikan, gelatin, daging babi, daging sapi, apel, jeruk, kedelai, dll, di halaman yang lebih lengkap ini di tulis satu-satu bumbu2nya. Misalkan ada sushi udang, disana tertulis asal udangnya darimana, trus bahan bahan buat bikin sushinya pun ditulis satu-satu seperti garem, cuka, kandungan mirin, sake, shoyu, mayones dll. Dan lebih detail lagi dibagian bawahnya juga tertulis kandungan yang terdapat dalam shoyu, mayonese, tersebut. Wewww.. kaget sekali menemukuan ternyata ada kandungan di mayones yang membuat si sushi jadi ga bisa dimakan, atau ikan yang dikasih mirin sehingga sushi nya ga bisa dimakan. Kebanyakan sih menjadi tidak bisa dimakan karena ada alkoholnya. Baru tau dan percaya karena liatnya pake mata kepala sendiri. Kalo kita ke restoran kan ga bisa lihat bumbu yang digunakan apa saja, tapi dari internet bisa kita lihat semua. Setidaknya tindakan pencegahan udah kita lakukan. Sabtu kemarin adalah makan sushi paling riweuh, karena saya bawa2 13 lembar menu sushi lengkap dari website plus bahan bahan dasar sushinya. Karena ga sempet mengingat mana yang boleh dan tidak, jadi dibawa semua deh hasil print-an nya. Yang boleh yang mana? cek sendiri aja ya. riweuh memang, tapi insya Allah ada manfaatnya.
link sumber

27 November 2011

minggu yang kenyang

sudah mau masak lagi :). kabar bagus kan?!
kiri: udang tempura. kanan: レンコン (renkon). apa sih bahasa indonesia nya? pokonya masaknya ga rempong, bau bawang putih dan parseli nya bikin sedep banget.
yang penting hepi deh!^_^

19 September 2011

baso


kenapa wanita lebih tergila-gila terhadap baso dibanding laki-laki?
niat pula bikinnya. memang ga senikmat sama bikinan emang-emang, tapi bisa dijamin lebih sehat. yeyyyyyy

04 Juli 2011

ikan #1

aa : masak apa hari ini?
saya : ada tumis terong sama ikan bakar. gak tau ikan apaan. mau makan sekarang?
aa : iya
gak lama piring dengan isi nasi, ikan, dan tumis terong pun sudah ada di tangannya.
saya : enak gak?
aa : iya ini enak. ikannya mahal ya?
saya ; ya lumayan sih, 3 potong kecil gitu 300 yen. (kira-kira ukuran 10x10 cm)
aa : hemmm..pantesan enak.
jiaaahhhhh...
kesimpulan: ikan yang harganya mahal memang lebih enak rasanya.

*nama ikan yang dimaksud adalah: めかじぎ (mekajigi), belum diketahui nama yang lebih terkenalnya apaan.

27 Mei 2011

teh dari Nepal

Di musim dingin lalu, seorang temannya aa dari Nepal menyiapkan minuman hangat untuk semua orang yang ada di pesta kelas Bahasa Jepang nya aa. Di ruangan yang udah dipasang pemanas, rasanya badan masih kerasa kedinginan. Namun setelah meminum minuman khas negara Nepal itu, badan rasanya jadi seger, anget banget. Sebuah minuman teh susu, dari baunya saja jelas tercium aroma rempah-rempah yang bikin seger ke kepala.

Sejak saat itu, saya langsung suka sama minuman itu. Kebetulan tetangga sebelah kamar saya adalah orang Nepal. Dua kali beliau mengundang kami ke tempatnya hanya untuk menikmati sajian teh susu itu. Mereka sebut nama minumannya adalah chai. Saya bertanya pada tetangga saya itu apa saja yang dibutuhkan untuk membuat chai. Saat itu dia hanya bilang, susu dan spice tea, dimana spice tea nya itu ga mudah didapatkan di supermarket di Jepang. Spice tea nya terdiri dari cinnamon, cardamon, ginger, pepper, clove, dan teh. Si teman orang Nepal itu membuat chae dari bahan-bahan dasarnya langsung. Saya langsung kecewa denger nama-nama bahannya :(, karena menunggu untuk si teman membelikannya di toko Nepal akan butuh waktu.

Pada saat itu saya belum maen-maen ke supermarket (da percaya tea gakan ada di supermarket biasa). Namun, dua minggu lalu saya mampir ke toko Kaldi, tokonya barang-barang impor. Eh ketemu deh spice tea yang udah all in pack, tiap satu bag tea udah kecampur semua, praktis. Bahagia rasanya. :D

Eh sekarang jadi kecanduan minum chae deh, menurut informasi juga ntu minuman emang bagus buat relaksasi. Kalo gak pake susu malah bisa dijadiin jurus diet. Berhubung ini pake susu dan gula, so pasti ada penurunan khasiat dari si teh nya sendiri.

23 Mei 2011

bekal makan

ilustrasi : キャラ弁当, karabento, bento berkarakter (sumber internet)

お弁当, O Bentou. Packed meal. Pada umumnya adalah makanan yang bisa dibawa, bekal makan Bahasa Indonesianya, bekel kalo diterjemahin ke bahasa sehari-harinya.
Bento begitu sering terdengar di Jepang ini. Belum lagi bekal dengan hiasan hiasan tertentu. Seorang Ibu Jepang sepertinya memang harus memiliki keahlian dalam membuat serta menghias bento untuk keluarganya. Sebuah kebanggaan bagi anak,suami, dan keluarganya. Dalam setiap kegiatan keluarga seperti piknik atau undokai (festival olah raga anak yang ditonton oleh orang tua), si Ibu biasanya paling sibuk nyiapin bekal. Selain itu juga, makanan yang dibuat oleh tangan sendiri tentu akan lebih bisa ditentukan nilai gizinya, walaupun pada umumnya setiap paket makanan yang dijual di Jepang sudah dilengkapi dengan jumlah kalori. Namun membuat bento sendiri seperti mengekspresikan rasa sayang buat orang yang akan diberinya. Ini sih hanya pandangan saya saja. Bagaimanapun, bento dibuat tidak sekedar untuk memenuhi perut yang kelaparan melainkan sebagai penambah nafsu makan serta menimbulkan rasa senang ketika menikmati makanannya.

17 Mei 2011

oh nastar

nastar oh nastar, mending beli aja dah kalo di indonesia mah.

01 April 2011

Cooking Lesson #2

Rabu kemarin, 300311, saya kembali ikut cooking class Lune de Miel dengan sensei Melia sebagai chef tentunya. ini hasil rikues dari kita2 yang ikutan, full coklat dan tidak berbasis kue spons (sponge cake). rikues tambahan dari saya sih sebenernya "kue yang gak pake di bakar", hahaha, ngaco emang, karena dan karena saya ga punya oven di rumah. kalo dulu masih di asrama, saya pake oven kompor yang integrated sama kompor. tapi semenjak saya pindah ke apato baru, saya mikir saya ga punya oven. *tapi ternyata setelah diujicoba, oven dari microwave masih berfungsi, alhamdulillah*.
dan beginilah hasil penampakan kue yang dibikin di hari itu,


senengnya, satu macem pelajaran bisa jadi dasar untuk dikreasikan jadi menu2 dan rasa2 baru. jadi penasaran, kalo bikin sendirian dan nyoba ubah resep, kira2 berhasil gak ya??

setelah saya posting gambar ini di FB, si kaka saya dengan sangat jujur mengemukakan ketidakpercayaannya atas apa yang telah saya buat. katanya "ini terlalu bagus untuk ukuran kamu",,fuuuhhh! belum tau aja dia kalo adikny ini punya bakat-bakat terpendam.

setelah selesai les saya dan teman jalan-jalan sebentar. tempat lesnya berlangsung di daerah ginza. sebelumnya saya belum pernah jalan2 di ginza, yang kata orang tempatnya orang2 berduit, disekeliling jalan dipenuhi sama toko2 bermerek LV,Channel, yang saya dan teman saya cuma bisa numpang lewat di depan etalasenya aja. saya sempet mampir ke toko boneka beruang, semacam Teddy Bear gitu deh, buatan tangan aseli yang bikin harganya ga cocok sama duit di dompet saya. tapi jujur saya suka banget, dan kalau ada yang mau beliin, saya dengan senang hati menerima. :D

22 Februari 2011

makanan adalah rezeki

"mah masak apa?", tanya saya pada mamah yang sedang masak
"ini acar timun wortel", jawab beliau
"ihh,,gak suka itu mah!", dengan nada agak tinggi dan secara tidak sengaja tangan saya menyenggol gagang wajan yang berisi timun acar yang sedang dimasak itu

Praangggg,,,gubrakkkk....*lupa juga suara wajan jatoh kaya gimana*

"ari indah,,,kalo ga suka gausah kaya gitu, ga suka ya ga usah dimakan", mamah menjawab dengan nada sedikit kaget dan marah.

saat itu saya tau, saya menyinggung perasaannya.

ya itu kejadian waktu saya masih duduk dibangku SD.
sejak saat itu, saya mulai menghargai makanan. semua makanan saya bilang "enak" atau "sangat enak". gak berani saya bilang "gak suka" sama makanan, saya takut menyinggung si orang yang buatnya. saya paling gak mau menyisakan makanan, sekenyang2nya saya, kalo porsi yang disuguhkan terlalu banyak, saya tetep abisin.

tapi disini, beberapa kali saya melakukan kekhilafan. masak terlalu banyak dan disimpen berhari-hari di kulkas, atau lupa dimasukin freezer, lupa kalo ada makanan yang tersembunyi di bagian paling dalam kulkas, sampai makanan itu berujung pada plastik putih bernama tempat sampah.
"makanan itu rezeki. sisa makanan yang kamu tinggalkan, itulah rezeki kamu yang dibuang. membuang rezeki sama dengan kufur nikmat kan?"

03 Februari 2011

doria (meureun)

kali ini apa yah namanya, ceritanya doria, tapi pake saus tomat sajah mengingat kalo pake saus putih itu menggunakan susu jadi saya ganti pake tomat. aa sih yang rikues, pengennya dia pake tuna tapi saya ganti pake udang, resepnya ngarang banget. yang penting cemplang cemplung sat set sot jadi lah. katanya aa sih enak, tapi buat saya apa yahh,,too fatty..hheheehhehe,,


nb : resep mah cari di mbah gugel ajah

bubur ngabon

waktu sabtu malem di minggu kemaren, sesaat sebelum tidur, saya tiba2 kepengen makan bubur ayam, lebih tepatnya "bubur ayam yang deket Circle K di jalan buah batu, deket jalan masuk mau ke SMAN 22 bandung". iya pengen bubur itu. tapi apadaya, impian malam itu segera saya tepis. tidak hanya menepis mimpi itu, saya bertekad untuk bikin bubur di hari esoknya. ya memang tak seenak bubur emang-emang, gak ada cakue nya, gak ada ati-ampela nya, gada krupuk oranye nya, tapi tetep ALhamdulillah. saya namain bubur ngabon, karna topingnya ya pake abon. ciao!

30 Januari 2011

memberi makanan haram pada non muslim, bolehkah?

hari minggu kemarin saya diundang (lagi) kerumah teh dewi untuk menuntaskan acara bikin kue yang minggu lalu tidak sempat direalisasikan. minggu kemarin kami membuat kue manis dan makanan yang dibuatnya menggunakan daun pisang, yakni kue bugis dan botok (pada tau kan? sejenis kelapa yang dicampur teri, pete, cabe, dan bumbu halus kemudian dikukus)..

bukan bukan, kali ini ga kan cerita tentang saya bikin makanan. tapi saya teringat sesuatu yang terjadi kemarin dan ingin menuliskannya. jadi pas saya lagi nunggu racikan kue, saya melihat di keranjang sampah ada makanan yang sepertinya tidak bisa dimakan oleh kita kaum muslim. saya spontan bertanya dong ke teh dewi.

s : teh, kok dibuang?
td : iya mengandung shoyu soalnya (shoyu sejenis kecap jepang yang kadang2 mengandung alkohol)
s : ooohhh,,,kok dibuang? kalo saya salah beli makanan atau dikasih makanan yang ternyata gak bisa dimakan saya kasih lagi ke temen yang non muslim..
td : nahhh itu dia ndahh,,,saya juga dulu gitu,,,tapi ternyata hal kaya gitu tidak diperbolehkan kecuali kita ngasih nya sama burung...

saya berpikir sejenak,,,memang saya tidak diberitahukan dalilnya secara jelas, dan saya juga sulit mencari dalill tentang hal tersebut. tapi kalo dipikir2 memang bener juga sih. ketika kita sebagai muslim mengetahui ada makanan yang mengandung bahan haram, seharusnya kita tidak memberikannya pada non-muslim, karena tindakan seperti itu bisa dibilang "membenarkan" memakan makanan haram. memilih makanan yang halal dan baik untuk masuk dalam perut kita adalah suatu perintah dari Allah SWT, dan kewajiban kita menjaga diri kita lewat makanan. menjaga orang lain dan memberitahu/memperingati orang lain mengenai makanan2 apa saja yang halal/haram juga tugas kita sebagai muslim.

Wallahualam

nb: kalo ada yang salah mohon dikoreksi. jika ada yang pernah denger tentang apa yang saya tulis mohon dibagi, termasuk dalilnya.

24 Januari 2011

cireng oh cireng

saya suka makanan yang bertemakan asin, pedas, dan berkuah,,bisa sekaligus ketiganya dipadukan, itu lebih maknyuss,, mau salah dua atau salah satu saja, ok!

salah satu favorit cemilan nikmat dan tidak menyehatkan yang saya suka adalah cireng. iya cireng, aci digoreng. yang waktu jaman sd dijual harganya seratus rupiah satunya, beranjak tinggi tingkat pendidikan saya harga cireng pun makin melonjak. jadi Rp.250, Rp. 500, Rp 1000 per 3 biji (kok biji?), Rp. 1000/satuan. favorit saya cireng yang putih agak transparan itu loh,,yang bentuknya wajik. nomor urut dua itu yang isinya oncom, kenyal diluar dan pedas didalam, apalagi dimakan saat hangat dan dikala dingin, jessssss ke lidah. yang menduduki peringkat tiga adalah yang banyak beredar di pasaran sekarang, yang gak tau disebutnya apa,,isi inilah isi itulah,,,walaupun menurut saya rasanya udah gak begitu enak karena sudah merusak cita rasa lidah saya terhadap cireng, yang telah memadukan aci dengan kornet, bahkan dengan keju..hilang sudah rasa ke tradisionalan dari cireng, tapi gimanapun cireng is da best.. dan cuma ada 3 peringkat dalam ranking cireng saya.

suatu hari di rumah mertua, saya disuguhi gorengan yang isinya macam2. ada pisang goreng, gehu, bala2, ubi, cireng dan lainnya. tapi yang saya ambil terus2an ya cuma cireng nya ajah. kali berikutnya ke rumah mertua, kebetulan bapa mertua beli cireng siap goreng dipasar, dan pas saya dateng, langsung lah digoreng ntu cireng, ludeslah oleh diriku.

yang banyak dijual juga adalah cireng yang dijajakan oleh anak2 kecil (anak jalanan?enggak juga sih, ya anak yang membantu meringankan ekonomi keluarga). tempat ngejualnya bisa macem2, yang pasti itu adalah tempat ramai. mungkin sebagian orang membeli cireng, karena kasian dengan si anak yang sudah malam tapi masih juga harus jualan. iya sih kasian,,tapi buat saya membeli cireng pada anak2 itu bukan bentuk rasa kasihan (ngeles mulu!), tapi memang saya suka cireng. ukurannya kecil2, satu cireng untuk sekali suap. sebungkus bisa abis sendirian, heu!
cireng oh cireng, betapa aku merindukanmu,,

gara2 saya tergiur lihat foto handmade cireng buatan temen di fb, saya langsung cari lewat mbah google resep si cireng. hoooo,,ternyata ga susah, cuma tepung kanji, air panas, bawang putih, bawang daun, garem, merica bruss keun we jadi satu. aduk2, trus goreng deh. tapi pas si tepung bercampur dengan air itu yang agak susah, jadi keras. hasilnya? yah so so lah, lumayan, まま..memang ga seenak cireng buatan emang-emang itu. buatan saya (tidak begitu) nikmat dan (bisa dibilang lebih) sehat..

salam cireng!!

23 Januari 2011

asisten masak

23 Januari 2011

weekend ini adalah jadwal pengajian rutin keluarga Saitama, kali ini tempat acara bertempat di rumah keluarga Teh Dewi. Teh Dewi ini ya,,,ibu 2 anak, sambil ngurus anak dan suami, juga ibu yang bekerja. teh dewi kalo masak enak-enak, kalo ngomong ceriwis, karna orang sunda jadi asek banget ceplas ceplos heureuy na. bukan mau cerita teh dewi, tapi mau cerita proses sebelum pengajian kemaren.

karena teh dewi ini jago masak, saya ga mau kelewat untuk berguru tentang resep masakan dari beliau, makanya dari jauh2 hari saya menawarkan diri untuk membantu teh dewi menyiapkan makanan untuk acara pengajian. tibalah waktunya..

jumat malem tanggal 21 januari teh dewi telpon. ngasih tau menu makanan yang akan dimasak. ada nasi kuning, urap, empal daging (yang baru diketahui oleh saya bahwa empal adalah gepuk), gule daging babat, lontong, nasi goreng, sambel goreng kentang pete, dadar gulung, cake pandan, cake ketan hitam, dan kalo keburu cake keju. teh dewi juga bilang kalo bukan karna saya yang mau bantuin, dia juga gakan milih menu sebanyak itu. kebetulan juga, pengajian ini sekaligus selametan anak keduanya teh dewi yang ulang tahun, makanya bikin nasi kuning segala.

sabtu tanggal 22 januari, saya satroni rumah teh dewi yang bisa ditempuh kurang dari 5 menit naek sepeda. disana saya mulai bantu membantu, kocok mengocok, goreng menggoreng, iris mengiris, (maaf atas penggunaan kata atau bahasa indonesia yang sangat tidak pas), dan sebagainya. dan satu hari itu, ternyata tidak semua terjabani. jam 8 malem saya mesti pulang, dan membantu kembali dilanjutkan besok hari.

minggu, 23 januari. saya dateng jam 09.30 ke tempat teh dewi. hampir semua masakan utama sudah jadi,,,memang super teh dewi ini. sambel terasi super pedes udah siap nongkrong, gule daging babat udah siap dilahap, balado telor udah siap dibelek,,,macem2 udah ada di meja. jadi saya bingung mau bantu apa lagi. saya pun ambil mixer dan whiped cream untuk bikin cream sebagai hiasan di kue ultah. biar lucu ajah,,kue ultah ga mesti bagus, yang penting menarik dan si anak seneng. yang tadinya cake botak, beberapa saat kemudian jadilah cake cantik nan menawan (pangeran kaleee). dan harap digaris bawahi kalo yang menghias kue bukan saya, tapi teh dewi. sepertinya gagal ini mah jadi asisten masak teh,,hehehehe

di selingin hiruk pikuk dapur nan wangi makanan, teh dewi menampakkan kepedean dan kepiawaiannya dalam memasak. tak pernah ragu dalam masukin bumbu2. selalu tepat dalam mengestimasi jumlah bahan yang masuk dalam kuali. sugooooiii,,, dan agar masak selalu nyaman, usahakan dapur tetap rapi. (ceunah ga mau cerita teh dewi tapi angger we carita),,,
dan satu hal lagi,,teh dewi selalu bisa membuat semua orang tidak pernah merasakan kekosongan dalam perutnya. hayoh we dijejelan kita teh... kadang ada saatnya makan menjadi momok yang menakutkan,,,hehehehe,,aniwey, saya selalu senang dengan masakan teh dewi.





18 Januari 2011

kue sus

gara2 salah motong kain untuk bikin rok, mood saya berubah dalam 3 hari terakhir ini. tadi pagi pun mencoba meneruskan, tapi ternyata ada yang keceletot lagi, jadi saya hentikan saja dunia perjahitan hari ini. karna bingung mau ngapain lagi, setelah lihat2 majalah patchwork yang cuma bisa ditatap aja dan sedikit membaca buku tentang geologi lingkungan (buku yang aa rekomendasikan, lumayan nambah pengetahuan,,) yang ternyata gak mengobati kebingungan saya, akhirnya saya memutuskan untuk menatapi resep bikin kue sus yang udah saya bookmark minggu lalu. saya pelototin tuh resep sekitar 2 menit. baca sekilas, inget2 bahan2 yang ada di rumah, dan dalam satu hentakan nafas saya putuskan saya akan mencoba. dilihat dari petunjuknya sih ga sulit, makanya saya berani coba. dan jreng jreng jreng,,,dalam 2 jam kemudian saya berhasil membuat stok cemilan buat nanti malem, Alhamdulillah. ternyata memang beneran gak susah kok,,,(cuma itu ya ampun bagian ujungnya masak gosong gitu,,,)

10 Januari 2011

やった。。

yup. ini kue kedua yang saya bikin, pesenan dari temennya aa.
well, not bad..kue yang ini sedikit diubah dari yang diajarin, karena kali ini kue ditutupin sama cream putih (request dari yang ultahnya). tapi tetep mangstab kok rasanya. jadi semangat untuk cari resep bikin kue yang lain..