28 Juni 2011

hari musim panas da yo

ketika penutup kepala dipandang sebuah budaya, maka orang jepang akan menjadikan saya pusat perhatian dikala siang bolong yang terik nan gerah saya masih tetep menutupi seluruh tubuh saya.

begitu yang saya rasakan beberapa terakhir ini. temperatur sudah mulai naik, matahari yang juga menyengat, bahkan sepertinya saya bisa membuat telor ceplok di balkon rumah yang terbuat dari besi. hehehe. sebagaimana hebatnya panas ini, tentu saja apa yang dipikir sebagian orang jepang sebagai hal yang tidak masuk akal ini (baca: memakai kerudung), tetap tidak bisa lepas dari diri saya. ini kan namanya aturan agama, bukan kebudayaan. begitulah yang saya jelaskan, atau lebih tepatnya memberitahu.

jika membandingkan dengan panasnya neraka nanti, musim panas di bumi adalah kulkasnya kali ya atau mungkin cuma es batunya. kerap saya suka ngeluh "duh panasnya", namun setiap cuaca yang dikasih Allah juga saya tetep ngeluh. Allah aja dikeluhkan, apalagi manusia. jeup ah. iya, memang musim panas ini panas sekali, begitu pun musim dingin yang dingin sekali. tapi Allah mah baik da, ngasih kesempatan di setiap detik kita untuk terus bersyukur. di musim panas ini, saya bersyukur cucian saya bisa cepet kering dalam waktu sejam-dua jam, saya bersyukur bisa kembali berlulur ria secara keringetan mulu daki udah numpuk ya, saya bersyukur kulit saya terlindung dari terik matahari karena saya pake kerudung. saya bersyukur ketika harus belanja ga perlu beli banyak stok makanan karena di musim kaya gini makanan cepet busuk meskipun disimpen di kulkas. de es te. sekian.

21 Juni 2011

musim panas

bulan 6 hampir berakhir, sedikit lagi masuk bulan 7, bulan nya musim panas,,ciri2 musim panas sudah mulai terlihat, berikut contoh2nya:

Uchiwa fungsinya sama kaya hihid. buat kipas kipas. ga perlu beli, banyak dikasih kok nanti juga sama toko2 yang lagi promosi :)

ayam bakar. bakar-bakaran makanan alias barbeque-an *ini mah ayam bakar buat porsi 2 orang aja, hehehe*

pakai yukata ke festival kembang api

Ondori festival.

musim panad

14 Juni 2011

wiz ai kyu

kemajuan teknologi membuat jauhnya jarak menjadi tidak berarti. khususnys di negara negara maju, salah satu yang berkembang pesat akibat teknologi adalah adanya belajar online. bukan hanya pemberian materi searah saja yang berupa rekaman video, arsip materi yang bisa diunduh melalui sambungan internet, kelas online yang memungkinkan guru dan murid terhubung langsung, saling tatap muka, bersuara, dan menulis layaknya di papan tulis melalui internet pun bukan hal yang mustahil.
diperkenalkan oleh seorang teman tentang WizIQ (baca: wiz ai kyu, bukan ala orang indonesia wizik). fasilitas untuk membuka kelas bagi para guru dan penyedia kelas untuk para murid yang ingin belajar. komunitas para guru dalam berbagai bidang berkumpul dan membuka kelas terbuka. siapa saja yang berminat boleh ikut, tentunya harus membayar sesuai tarif yang ditetapkan. buat para guru yang ingin bekerja profesional dan go international, bisa coba fasilitas ini.
saya pun akan mencoba menggunakannya untuk kegiatan saya, tapi bukan untuk buka kelas umum loh. o tanoshimi,,

pola dresden

Dresden Plate Quilt Pattern (practice edition)


09 Juni 2011

buang sampah pada harinya

Kertas kertas bertuliskan peringatan "Buanglah sampah pada tempatnya!" sudah ga berlaku lagi, yang lebih penting adalah "Buanglah sampah pada waktu yang tepat!". Perkara menyuruh buang sampah pada tempatnya memang bukan masalah lagi bagi orang Jepang. Secara otomatis, orang-orang Jepang akan membuang sampah jelas pada tempat yang disediakan. Namun jarang juga ditemukan tong sampah di tengah kota/tempat umum, maka jalan yang diambil adalah membawa kembali sampah-sampah (kecil/besar) untuk dibuang di rumah. Sistem pembuangan sampah memang pada awalnya memang terasa membingungkan, mesti dipilah, dicuci terlebih dahulu, dan dibuang ke tempat pengumpulan sampah pada hari yang telah ditetapkan. Terutama bagi orang asing, mungkin ada yang merasa hal itu menyusahkan.

Bagi saya, selain merupakan aturan yang perlu diikuti, pembuangan sampah dengan cara memilahnya memang bagian dari suatu proses panjang perjalanan pengolahan sampah agar meminimalisir limbah yang dihasilkan, meningkatkan kembali nilai guna dari sampah, atau bisa macam2. Intinya mah demi lingkungan kita juga. Dulu di Fuchu, pemilahan sampah dibedakan dari plastik yang digunakan. Jangan anggap menghasilkan sampah adalah kegiatan gratis, tidak demikian. Karena pengolahan sampah pun butuh biaya, maka beban keuangan pun sedikit dibebankan pada masyarakat dengan cara masyarakat membeli kantong kantong plastik yang sudah disediakan pemerintah kota setempat. Di beberapa kota di Jepang memang menerapkan sistem semacam itu, namun bayak juga yang tidak. Semua tergantung dari jenis/sistem pengolahan sampah di masing2 kota.

Pembuangan sampah di Jepang, khususnya di tempat yang pernah saya tinggali, tidak bisa dilakukan seenak hati kita. Walaupun sampah terbakar/busuk sudah penuh, namun jika bukan hari nya untuk buang sampah, jangan harap bisa membuangnya, kecuali anda tidak tahu diri. Pernah suatu hari ketika baru pindah ke tempat baru ini, saya masih lupa jadwal buang sampah. Hari itu jam 8.30 saya baru keluar buat buang sampah busuk, da baru inget tea. Namun si truk sampah baruuuuu aja pergi. Tadinya saya mau pura-pura aja gak tau kalo si truk sampah udah pergi dan naro si sampah disitu, eh taunya ada nenek pemilik barber shop yang tinggal di bawah kamar saya keluar dan bilang, "Hey hey, udah pergi mobilnya, ga boleh ya buang disitu, besok-besok lebih pagi kalo mau buang sampah!". Saya cuma bisa nyengir dan ngangguk2. Tapi untungnya si truk sampah berhenti sekitar 30 meter dari tempat pembuangan sampah depan rumah saya. Berlarilah saya demi mengantar sekantong sampah.

Masalah sampah memang hal yang sensitif disini. Salah salah naro sampah walaupun di depan pintu rumah sendiri, bisa menjadi masalah di lingkungan sekitar tempat kita tinggal. Pernah juga di pagi hari saya dengar pemilik barber shop itu sedang ngobrol dengan tetangga lain. Kala itu saya baru saja membuang dua kantong gede sampah plastik, memang jadwal hari Kamis untuk sampah plastik. Si pemilik barber shop yang juga orang yang bertanggung jawab untuk masang jaring-jaring sampah di pagi hari nampak mengeluh pada si tetangga, katanya ada orang yang membuang sampah membusuk bukan pada waktunya. Karena di hari untuk sampah tidak membusuk biasanya jarang diberi jaring (jaring berguna untuk melindungi sampah dari srerangan burung gagak yang suka ngacak-ngacak), maka sampah busuk yang dibuang tidak pada harinya, suka dijadikan target empuk burung untuk ngacak2. Tentu saja yang membereskannya adalah si nenek barber shop. Karna kita ga bisa tau kan itu sampah dari rumah yang mana.

Saya dan si aa suka jadi deg-deg an kalo gitu, takut2 kita yang melakukan kesalahan, kita selalu memastikan hari ini hari apa dan sampah apa yang dibuang di hari ini. Begitu setiap hari.
Ketiga penghuni di tempat saya tinggal ini adalah orang asing, dan nampaknya mereka sedikit tidak perhatian untuk masalah ini. Kenapa saya bisa ngomong begitu? karena satu tetangga saya memang jarang di rumah, dia lebih banyak menghabiskan waktu di lab, makanya sampah yang dia hasilkan di rumah kadang dia bawa ke kampus untuk dibuang disana, selain gak terlalu banyak juga karna dia ga ngerti jadwal pembuangan sampah yang ditulis dengan bahasa Jepang. Sedangkan tetangga lain, yang sudah berkeluarga, yang sudah bisa dipastikan penghasilan sampah nya banyak, kerap membuang sampah tidak tepat hari. Bersyukur suatu hari pemilik rumah kedapatan menemukan tetangga saya yang hendak membuang sampah yang tidak sesuai dengan jadwal. Alasannya yang dia kemukakan karena dia gak tau kalau ada jadwalanya. Menurut kami sih gak tau, ya karena gak dicari tahu.

Yah, seperti itulah. Setiap pagi harus sigap mengingat sampah mana yang akan dibuang di hari ini. Kalau bisa dari malem ingetnya, kalau bisa dari pagi ngebuangnya (ini tugas si aa). Ya kita kan hanya "tamu" di negeri ini. Kalau kata aa sih, bagi orang Jepang akan sulit melihat sisi baik orang asing yang ada di negerinya. Karena jika kita berbicara masalah kelakuan ,sopan santun, terbukti orang Jepang memang labih santun dibanding bangsa manapun. Jika kita berbicara masalah teknologi, jelas Jepang memiliki semua teknologi yang dimiliki negara barat. Jadi ya, seperti pepatah "dimana bumi dipijak, disitulah langit dijunjung". Jalan keluarnya, mengikuti aturan, kebiasaan, apa yang orang Jepang lakukan (diluar hal-hal yang sifatnya prinsipil).

08 Juni 2011

hidup sehat dari sekarang

waktu itu sempet cerita tes kesehatan ya,,Alhamdulillah setelah keluar hasilnya ternyata tidak ada gejala penyakit atau komplikasi yang aneh-aneh. namun tetep saja ada angka2 yang berada diluar standarnya. seperti dalam kasus saya adalah rendahnya HDL, kepanjangan dari,,,,hemmmm,,eeetooo... di gugling aja deh ya. pokonya nama gampangnya kolesterol baik. kolesterol baik yang memang dibuthkan oleh tubuh untuk mengambil kolesterol jahat dalam darah (atau organ) untuk dibuang melalui hati (???) *hasil nginget-nginget, jadi jangan percaya 100%*. intinya setiap tubuh memerlukan lemak atau kolesterol baik ini. nah jumlah yang ada di tubuh saya ini dibawah normal, masih kurang kata dokter nya. ya malu juga sih soalnya yang saya hadapin itu orang jepang, mereka kan sangat menjaga apa yang di konsumsi dan aktivitas tubuh nya juga tinggi. nah sedangkan saya, yang berasal dari negeri surga makanan (menurut saya loh), tentunya menjaga apa yang dimakan masih belum jadi prioritas utama sampai beberapa waktu lalu. namun ternyata setelah dicermati mengenai gaya hidup orang jepang, banyak bagusnya juga. mumpung masih muda, apa salahnya sih kita mulai menjaga dan mengontrol setiap makanan yang masuk mulut.

dulu banyak orang bilang jangan minum jus alpukat nanti jadi gemuk, padahal kalo ke restoran hobi saya itu ya pesen jus alpukat. usut punya usut, alpukat adalah salah satu sumber kolesterol baik, ASALKAN tidak dimakan/diminum dengan GULA yang berlebih dimana kelebihan gula akan menyebabkan diabetes. ada kesalahan sebenernya dalam sudut pandang kita terhadap makanan. baiknya kita berpikir semua makanan itu baik, asalkan dikonsumsi secara bijak dan proporsional. ada yang mau kurus, cuma makan nasi 3 sendok sehari, makan sayur doang, alhasil badan kurang protein,kurang tenaga. kurus sih, tapi pucat dan kering. jangan mau seperti itu. makanan yang baik biasanya bisa dilihat dari proses memasaknya, nah sekarang apakah kita sudah memasak dengan benar? ataukah kita sudah membeli makanan yang dimasak dengan benar? sekarang banyak artikel artikel di media online bagaimana cara menjalankan hidup sehat. itu tidak berlaku hanya perempuan saja loh, laki-laki juga. tapi perhatian laki-laki masih kurang terhadap asupan gizi yang dikonsumsi. cari2 aja, banyak kok. dan satu hal lagi, kebiasaan orang indonesia itu masih jarang olahraga. olahraga ga mesti golf, squash, atau surfing. selain olahraga semacam itu tergolong mahal, nyatanya masih banyak pilihan olahraga yang mudah dilakukan. aktivitas fisik seperti beberes rumah, nyapu, ngepel, belanja ke supermarket (curcol), juga termasuk olahraga. ya pokoknya usahakan setiap hari bada melakukan kegiatan, jangan hanya duduk didepan komputer, nonton tv, nyetir mobil. semuanya itu tidak membantu badan kita membakar lemak/kalori yang ngendap di badan.

saya malu juga nih denger cerita Hanada sensei yang baru minggu lalu kembali dari Indonesia. katanya, temen2 orang indonesia yang dia kenal, sekarang hampir semuanya berubah jadi gemuk. dan nampaknya kecenderungannya akan seperti itu (most of people). ya itu tadi karena orang indonesia masih jarang memikirkan mana makanan yang sehat dan tidak serta aktivitas fisik yang rendah. hohohohohoho,,,dan si sensei pun bilang, "indah san, ima daijoubu, demo ki wo tsukete ne" (indah sekarang sih gapapa, tapi hati2 ya!). *maksudnya jangan sampe nanti jadi gemuk dan tidak sehat*

yaudah, salam sehat selalu ya!

musim nikah

minggu minggu ini, rasanya banyak banget undangan yang dateng ke fecabook, walaupun sebenernya udah tau dari jaman kapan berita mau nikahnya, tapi tetep seneng aja ketika nerima undangan. ada juga yang tak terduga, ya karena jarang kontak2an, tapi tau2 mau nikah. ada juga yang sering kontak2an tapi tetep kaget karena kabarnya bagaikan petir di siang bolong. lebay dot com. yah, anyway saya mah ngiring bingah da. senang denger kabar temen2 deket nikah. ada temen SMP, SMA, kuliah. tapi tetep disayangkan juga, karena saya ga bisa hadir langsung di acara nikahan mereka-mereka. hiks hiks hiks. rasanya kan beda ya, ngehadirin nikahan temen sendiri sama nikahan anaknya temen si mamah (gabungnya sama nini nini soalnya). apalagi sekarang juga kalo ke undangan udah bisa berdua, udah ada yang di gandeng sambil pamer baju sarimbit (atau baju yayasan?). hehehehehe.. (riya, astagfirullah). insya Allah, kalo semuanya lancar, maret 2012 kan udah di Indonesia lagi, jadi kalo ada yang mau ngundang setelah bulan itu insya Allah diusahakan hadir (geer pisan kaya yang diundang aja). ^_~v

06 Juni 2011

Belajar quilting (pinwheel pattern)

Semenjak entahkapan, saya jatuh hati sama kerajinan kain patchwork atau quilting. Walaupun untuk tahapan quilting sendiri dibutuhkan extra tenaga atau mesin jahit khusus. Ngejahit aja ga pernah lurus, ga pernah rapi, ini mau maen quilting quilting-an. Ah pokonya, daripada cuma memandang majalah2 aja, beraksi itu lebih baik daripada hanya diam. Gak tau mau dijadiin apa, namanya juga ngetes.

Bahan-bahan, karna judulnya masih belajar, jadi tetep beli di toko seken, dipilih warna yang senada. Kemudian dipotong-potong jadi segitiga, ada 160 potong.

Pola yang akan dibikin perbandingan 1:5 , karna ada 6 kain berbeda jadi ditandai dengan 6 warna berbeda . Memulai sambung-menyambung kain.

Setengah jadi, quilting pake mesin jait (ga keliatan karena pake benang warna putih), berantakan banget, tapi kalo cuma dipandang dari jarak jauh oke juga.


Setelah selesai dikasih pinggiran,beginilah nampak akhirnya. Bengkok sodara sodara. Dan dengan selesainya karya ini, maka berakhir juga kisah jarum mesin jait yang tiba2 patah. hiks.

01 Juni 2011

just wonder?

pernah terlintas, ketika saya tidak ada, apakah reaksi orang-orang yang kenal saya? senang, sedih, merasa kehilangan, atau bahkan biasa saja. adakah yang akan saya tinggalkan untuk orang-orang disekitar saya? ilmukah, kebiasaankah yang kemudian diikuti oleh orang lain.. apakah yang akan diingat dari saya? paraskah, senyumannya kah, cara berpakaiannya kah, kelakuan baik atau kelakuan buruk kah, status kah, sifat-sifatnya kah, akhlak kah, akan kah menjadi inspirasi baik untuk orang lain kah?deelel

sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain

memang, tidak baik berorientasi untuk mendapatkan pujian dan semua pandangan baik dari orang-orang yang kita kenal. untuk itu yang mesti ditanamkan adalah, sekecil apapun peran yang diambil, pastikan itu bermanfaat buat orang lain. niatkan bahwa setiap yang dikerjakan adalah untuk Nya, totalkan raga dalam menjalani, hadirkan hati dan ikhlaskan diri. tidak hanya hasil yang memuaskan aja, namun dapat bernilai pahala itulah tujuan utama.

ntah kenapa saya menulis tentang ini, memang seharusnya sudah dilakukan sedari dulu ya. namun pada prakteknya tidak semua elemen yang seharusnya hadir dalam setiap kerjaan itu muncul, ada saja kurangnya. untuk itu sayamohon maaf untuk siapapun yang pernah terlibat kerja bareng saya kalo saya ga total mengemban amanahnya m(-_-)m .
kore kara motto ganbarimasu. ( /^_ ^)/