23 November 2010

bunda mah enak banget!

suatu hari, saya, uki (kakak kedua), ninis (ponakan 5 tahun), dan mamah, sedang pergi menuju toko tas. di toko tas tersebut saya memilih dua tas untuk ibu mertua dan kaka ipar, sedang kakak saya memilih dua tas untuk dirinya dan kakak kami yang pertama. saat akan membayar keempat tas tersebut...

ninis: bun, itu untuk sapa aja tasnya?
uki : untuk bunda..
ninis : kok banyak amat
uki : iya ini untuk hari senin, ini untuk hari selasa, ini untuk hari rabu, ini untuk hari kamis,,(sambil menunjuk keempat tas tersebut satu2)
ninis : ihhhh,,,enak banget banyak,,,ih bunda mah enakk!!!!tas nya banyak....

(saya hanya bisa ketawa walaupun kalo baca tulisan diatas gakan keliatan dimana letak lucunya,,hahahahahaha)

suatu hari ketika sedang duduk di samping ninis yang sedang mengerjakan pr di dampingi ibunya. pr nya ninis lumayan banyak, karena sekolah libur 5 hari, kira2 ada 4 halaman banyaknya, sampai pada halaman kedua...

bunda uki : ayo nis terusin lagi, kan sedikit lagi...
ninis : aaaahhhhhhhh,,,,tapi susah.....
bunda : yaudah besok lagi ajah...
ninis : iiihhhhh,,,bunda mah enak ga pernah belajar

(dan saya hanya bisa ketawa cekakakkan,,,)

suatu sore ketika ninis sedang nangis mencari ibunya yang sedang di suruh ibu saya ambil daun salam ke tetangga. biasalah, ninis ini hobinya memang nangis, jadi sudah ga aneh dengernya.

ninis : bundaaaaaaaaaaaa..........
saya : gak ada bundanya de...
ninis : kemana?
saya : keluar lagi ambil daun, tadi disuruh enin minta ke tetangga, enin lagi masak...
ninis : pokonya mau sama bundaaaaaa..(teriak)!!!!!!!! bunda mah enak, kerjaannya ngambil daun terus.......

(saya hanya bisa tertawa kembali, mau kesel gara2 dia teriak pun jadi gak jadi deh)

lampung oh lampung

sekarang saya ada di lampung. rencananya akan ada di lampung dari tanggal 20 november sampai 2 desember nanti. dari palembang saya naik kereta malem menuju lampung, menempuh kira2 11 jam. perjalanan di kereta cukup melelahkan, selain banyak berenti nya yang membuat kereta sampai lebih lama, juga karena AC yang di set 8 derajat sepertinya, bikin saya gak bisa tidur di dalam kereta karena menggigil. sampai di lampung, saya cukup senang karena udara tidak se hot palembang, di lampung lebih adem ayem.
saya mengunjungi kaka saya yang pertama. ini adalah kali ke 4 saya kesini. sudah 10 tahun sejak dia menikah dia menetap disana. dia seorang pengusaha, punya percetakan. dan kebetulan saat ini orderan undangan sedang menumpuk. alhasil waktu jalan2 dan menikmati alam lampung sedikit tertunda. saya memilih membantu melipat beribu2 undangan itu agar kerjaannya cepat selesai. rencananya saya disini akan berkunjung ke ruma bu fitri, teman saat bertemu di jepang kemaren, juga mengunjungi keramba ikan milik teteh ku itu.

hot plembang

tanggal 18-20 November kemaren saya, mamah, dan kakak ketiga beserta keluarganya berangkat ke palembang. ini karena sepupunya kakak ipar saya yang orang palembang menikah disana. dan karena sepupunya itu sekolah di bandung dan saya cukup kenal dengannya, maka saya pun mau2 aja diajak ke sana. saya belum pernah berkunjung ke palembang.
pertama kali saya naik pesawat domestik (hehehe norak). saya sampe palembang di sambut dengan cuaca yang cukup cerah. bandara di palembang lebih bagus (menurut saya) dibanding bandara soekarno-hatta.
palembang sudah pasti sangat dikenal dengan pempek, tebak sajah, 3 hari 2 malem saya di palembang, tiap jam makan ada pempek nya. dari yang model, kapal selam, dsb. saya cukup sering makan pempek yang dikirim dari kakak ipar saya itu, tapi kali ini, ampun deh,,,perut rasanya udah mekar gara2 pempek.
selain pempek, ciri khas dari palembang adalah jembatan ampera. lumayan lah sempet mejeng dari kejauhan dengan berlatar belakang jembatan tersebut. aduh saya pengen cerita lebih detail tentang perjalanan saya kemaren, cuma kok rasanya malas yah,,hehehehhehe

tapi kesan yang tak bisa terlupakan dari plembang adalah udaranya yang super duper puanas (comaper to bandung, hehehehe)


17 November 2010

makna berkurban

Apa makna kurban untuk saya?

Mungkin baru sekarang saya mulai memaknai hari raya kurban. Mengingat waktu kecil dulu, tiap sore saya mampir ke tempat penitipan hewan kurban, dan hampir tiap sore juga ketika pulang ke rumah saya selalu ditanya “ga nginep di kandang sekalian?”, dan setelah salat ied pun hal yang saya lakukan adalah berlari ke masjid untuk melihat pemotongan hewan kurban. Setelah sedikit gede, sempet pula jadi panitia. Tahun lalu pertama kali saya shalat ied jauh dari orang tua, bahkan bukan makna hari raya nya yang bikin saya nangis, tapi lebih karena saya kangen sama keluarga disini. Tapi kemarin malem, hari ini, dan insya Allah sampai tahun2 depan, saya mulai sadar bahwa inti dari hari raya ini adalah bentuk kecintaan kita pada Allah SWT. Teringat kisah Nabi Ibrahin As yang mendapatkan mimpi dari Allah untuk menyembelih anaknya Nabi Ismail As. Demi menuruti perintah Allah SWT, beliau rela untuk menyembelih anaknya sendiri. Ismail pun ikhlas untuk perintah Allah itu. Saya sempet ngebayangin, gimana klo tiba2 ibu saya dateng bawa golok dan ia bilang kalo ia dapat mimpi untuk membunuh saya? Astagfirullah, bisa saja mimpi itu datang dari setan. Jika mimpi itu datang dari setan saya pun pasti menolaknya, tapi jika mimpi itu benar dari Allah apakah saya akan sanggup menjadi Ismail yang begitu ikhlas? Subhanallah. Di jaman sekarang, materi yang kita kumpulkan itu tidaklah seberapa dengan kenikmatan yang telah Allah kasih, berniat menyisihkan rezeki yang kita dapat untuk berkurban adalah suatu keindahan yang hanya Allah mampu membalasnya. Dengan niat tulus, dan benar2 karena Allah SWT kita berkurban, insya Allah, kita pun bisa menjadi Ismail Ismail di akhir jaman ini.

Selamat Hari Raya Idul Adha

10 Dzulhijah 1431 H