agenda dengan cover nano block. bisa dicopot dan dibentuk sesuai dengan ganbar/tulisan yang dipengen. padahal belum akhir tahun atau awal tahun tapi sudah beli yang baru, hahahaha..anggap saja sudah dekat dengan akhir tahun ya.
19 September 2011
nano block covered agenda
agenda dengan cover nano block. bisa dicopot dan dibentuk sesuai dengan ganbar/tulisan yang dipengen. padahal belum akhir tahun atau awal tahun tapi sudah beli yang baru, hahahaha..anggap saja sudah dekat dengan akhir tahun ya.
baso
12 September 2011
telepon pertama
tlilililit tlilililit (bunyi telepon ceritanya - bukan kriiiing kriiiiing)Dik Ind*h pun terbengong karena telah mendapat telepon dari seorang senior di sekolah yang baru 3 mingguan dia masuki. heran heran heran. basa basi paling basi. hahahaha
I : "halo"
R : "Halo,,Bisa bicara dengan Ind*h?"
I : " dari siapa ini?"
R : " Dari R**gga"
I : "iya ini Ind*h, R**gga? ada apa ya?"
R : "Iya mau tanya, kalau jadwal latihan kapan ya?"
(ceritanya nanya jadwal latihan softball)
I : "Gatau ya kapan, belum ada pengumumannya lagi"
(dalam hati -- idih kan dia ketuanya, aneh banget nanya2 segala!)
R : "Oh, belum ada ya,,yaudah atuh. Assalamualaikum"
I : " Walaikumsalam"
klik,,tut tut tut tut
09 September 2011
ambisi
Ambisi menurut KBBI :
am·bi·si n keinginan (hasrat, nafsu) yg besar untuk menjadi (memperoleh, mencapai) sesuatu (spt pangkat, kedudukan) atau melakukan sesuatu: ia mempunyai -- untuk menjadi duta besar; pengabdiannya penuh dedikasi, tanpa -- pribadi;
tapi kok bau-bau nya pengertian negatif ya? Mungkin karna arti dalam kurungnya itu nafsu ya.
Sebenernya hanya perasaan dik indah saja yang mengatakan bahwa ambisi itu lebih condong ke arah negatif. Padahal kan pengertian secara utuhnya itu jelas bertujuan positif.
Kata Ambisi ini tiba-tiba ngetok pikiran saya, tiba-tiba melesat di pikiran saya ketika saya sedang diam diantara orang2 yang sedang berbicara mengenai masa depan, kerjaan, keluarga, pendidikan anak, biaya hidup, dll. Ibarat lagi nunggu mau nyebrang di pinggir zabra cross ketika lampu di jalan sedang hijau, saya ngelamun dan tiba2 ada mobil yang melesat dengan kencang dan membuat kerudung saya tersibak angin, begitulah kata ambisi itu muncul. Membangunkan saya dari sebuah ketidaksadaran(?).
Mendengar rekan2 berkisah tentang kalau kerja mesti begini, uang yang didapat minimal segini, karena anak2 kan butuh fasilitas yang begini yang begitu, biar kualitas tetap terjaga maka harus disokong dari sana sini. Belum lagi untuk biaya hidup sehari-hari, inflasi kian meninggi, deelel..huwaaaaa..
sedangkan dalam otak saya hanya berpikir agar hidup tenang, damai, nyaman, sentosa, bahagia lahir batin, tentunya dengan melakukan kegiatan2 (atau kerjaan?) yang sudah saya impikan.Tanpa (atau belum) memikirkan hal-hal sampingan yang pada akhirnya untuk itulah kenapa saya harus bekerja (baca: berkegiatan). Saya kemudian jadi bertanya, apa saya kurang berambisi? Apa saya kurang berambisi? Apa salah ga punya ambisi? Tanya saya sekali lagi pada diri ini. Hal yang sama juga saya tanyakan pada si pacar. Jawabannya, “Engga harus kok. Jangan terlalu berambisi juga. Rencana memang harus ada, sudah mesti dipikirkan apa saja yang akan dijalani kedepan. Tapi jangan terlalu keras juga. Semuanya mesti dikondisikan dengan lingkungan sekitar. Dengan kemampuan finansial yang dipunya, dengan kemampuan fisik yang dimiliki, dengan standar hidup orang kebanyakan, dengan segala fasilitas yang ada di tempat kita menginjakkan kaki ini”. Wuhuuuyyyyy cukup menenangkan, tentunya tidak hanya dengan kalimat2 pendek itu aja, perbincangan terus dilanjutkan selama berjam-jam (yang bikin saya heuay wae).
Biarlah hati tetap meminta dan berdoa. Otak serta bekerja, raga yang bertindak. Tangan ini akan tetap memegang mimpi, tidak terlalu kuat juga tidak terlalu lemah.
07 September 2011
decorated soap
06 September 2011
Yosh! Tak ada kata terlambat untuk melakukan kebaikan dan perubahan!
apa yang saya tulis disini adalah apa yang menurut saya benar, jadi silahkan kalo berbeda pikiran. dan saya juga bukan orang yang sempurna dan udah bener-bener melakukan hal diatas itu.
Semoga Allah senantiasa bersama-sama dengan kita semua. Aamiin.
05 September 2011
kartu balasan
oiya sebetulnya sehabis saya kirim kartu dan sebelum lebaran, saya kan sempet mampir ke tempat Firda di Kobe. Alhamdulillah masih bisa menyambung ukhuwah islamiyah (kata teh risma kan silaturahim hanya untuk kerabat). kami juga sempet foto bareng! hihihihihi
