kemudian, saya juga kenalan sama mahasiswa mahasiswa jepang (akhirnya kenalan orang jepang ku bertambah), Maia, Hiro, dan Akiko. Saya panjang lebar ngobrol sama Maia-san, karena dia cukup berbahasa inggris yang bisa dimengerti, walaupun saya juga ga yakin kalo dia ngerti apa yang saya omongin, tapi cukup menarik. Dan yang paling susah adalah ketika ada orang Jepang datang, dan dia menanyakan sesuatu dengan menunjuk gambar, dan saya mencoba menjelaskan dalam bahasa inggris, dan mereka ga ngerti dan mereka tetap saja nanya pake bahasa Jepang,,,oh My Godness!! Nihon go benkyoshimasyo!!!
terus terus di festival juga ada stand makanan....makanannya enak enak,,tapi yang saya makan ya non-daging, cuma kentang, ubi, salada creps,,, dan mereka ga pernah lupa untuk tetep ngejaga kebersihan. Tempat sampah jumlahnya diperbanyak, dan tiap pos tempat sampah selalu dijaga sama panitia, panitia memastikan kalo si pembuang sampah memisahkan sampahnya dengan baik. HWaaa...
dan di malem terakhir,,ini yang sbenernya mau aku ceritain,, di acara penutupannya, sama kaya di indonesia ada acara pentas musik dan sebagainya. Dan tadi pertama kalinya aku nonton di depang panggung utama, saya dan 8 teman saya yang lain memang cuma liat akhir dari acara, karena kami cuma liat satu lagu terakhir,,,dan tahukah kalian,,,hahahaha,,,penyanyi nya itu seorang perempuan, tapi penari penarinya itu semuanya laki laki yang bertelanjang dada,,hueksss,,,dan ternyata di depan panggungnya itu ada area yang disediain panitian untuk area berjoget, pas saya liat ternyata laki laki yang ada di area itu nyaris setengah telanjang (mereka cuma pake cawat yang kaya pesumo), menjijikan,,,dan sebagian pake kostum power ranger, anehh sekali,,,ya itu sih yang bikin kita semua kaget, ternyata mahasiswa jepang ni edan edan semua. terus terus,,,tau kan kalo di panggung panggung gitu suka ada spotlight nya?yang kadang warna lampu nya berubah rubah jadi merah, kuning, biru, hijau. Nah tadi juga sama, tapi yang bikin beda adalah,,,setelah kita semua sadarin ternyata perubahan warna yang terjadi dari lampu itu dilakukan secara manual, cukup satu lampu halogen, dan 2 kertas film berwarna merah dan biru...Oooohhh......saya dan mba sukma kaget, hellooo jepang kan negara canggih, segalanya serba high tech dan otomatis, dan mereka tetep bersikap sederhana dalam menggunakan uang untuk acara gede taunan mereka. Applause lah pokonya,,,, yang saya liat, mereka bener bener kreatif, yang penting bisa menikmati dan membuat orang menikmati acara mereka,,,










