30 Desember 2013

Saitama, 31 Desember 2013
Bismillahirrahmanirrahiim
Kalau liat titimangsa mungkin udah pada ga aneh kalau sekarang saya udah pindah negara lagi. Kembali ke Jepang. Rasanya tidak se menyenangkan seperti pertama kali menginjakkan kaki di negara ini. Namun tetap saja menyenangkan karena mau ketemua bapak rangga yang sudah terpisah tiga bulan.


Jujur aja, kembali ke negeri ini bukan membuat saya lebih antusias,tapi malahan suasana yang ragu, anxious, takut, dan entahlah rasa apa itu yang menyelimuti. Entah apa yang saya pikirkan. Atau karena saya terlalu ingin menjadi “sesuatu” makanya saya jadi ketakutan untuk kembali memulainya? Apakah ada trauma, kenangan pahit, atau malah kegagalan yang pernah didapat yang ngebuat saya jadi sepenakut ini? Entahlah. Dan bukan maksud saya untuk tidak mencari tahu, tapi sampai hari ini saya ingin menenangkan pikiran untuk mencari target dan membuat strategi untuk sesuatu yang absurd di benak saya. 

Dan berhadapan dengan apa yang disebut ketakutan dalam diri sejatinya lebih horror daripada seorang Farhat A**as jadi presiden. Tapi kalo ga mau keluar dari zona nyaman, kalau ga menantang diri untuk ngelawan rasa takut, ya jangan harap bisa bangga dengan apa yang sudah dilalui. Hidup harus penuh ambisi, ambisi mencari ilmu, ambisi membuat sejuta manfaat buat diri sendiri dan orang sekitar. Ganbaruzooo..

kartu ucapan oleh Sofie (kelas 6 SD)


dan semoga tahun depan, dan tahun tahun yang akan datang selalu dilimpahi keberkahan :)