20 Maret 2009

19 maret 2009

kamis, 19 maret 2009 akhirnya hari yang kami sepakati untuk kunjungan silaturahmi ke alumni di jakarta sana, sekalian mau memberikan sedikit souvenir dari kegiatan pekan fisika himafi 2008 yang telah mereka sponsori.

awalnya hanya direncanakan untuk sebagian panitia dan sebagian bp himafi 2009 saja yang ikut, tapi ternyata sebagian orang itu membutuhkan 4 mobil ke jakarta. dengan pembagian 13 orang anak 2005 dan 11 orang anak 2006. sebenernya yang saya pengen ungkapkan disini bukan tentang perjalanan kami kesana, atau tentang acaranya bagaimana. saya pengen cerita tentang anak anak 2005 yang akhirnya setelah sekian lama ga ngumpul bisa kumpul bareng lagi, pergi bersama, walaupun tidak semua memungkinkan untuk ikut.

anak 2005 yang ikut ada saya, dita, ely, osi, harji, haru, enjeh, imam, atep, billy, adjenk, ihsan, dan eki. setelah hampir 4 bulan kita jarang ketemu, bahkan mau makan siang pun mesti nyari-nyari dulu, akhirnya kita bisa ngobrol, ketawa, menghina, mengadili, semuanya deh hanya untuk memanfaatkan momen yang masih bisa kita lewati. kangennnn...

si haru yang udah lama ga pernah keliatan batang hidungnya di depan saya, akhirnya memperlihatkan ciri khasnya sebagai toa, ngoceh ajah terus. si eli yang selama ini selalu di buli sama anak-anak, pas kemarin makin parah aja di buli nya. dita yang gelut mulu sama eki gara-gara masalah partai politik. enjeh yang menolak untuk rumahnya di karawang didatangi dikarenakan sedang banyak preman yang dateng ke rumahnya akhir akhir ini. harji yang sedang dalam penyelidikan kami akibat usahanya yang sedang mengejar impian mendapatkan seorang akhwat. imam yang sepanjang jalan kalem-kalem aja asik sms an ma si eneng yang ada di bandung. atep yang sempet nyasar di jakarta karena kesikan ngobrol. eki dan adjenk yang lagi semangat semangatnya mendirikan partai jomblo sejati dengan ihsan sebagai anggota dewan syuronya. haduuuhhhh.....apa yang dilakukan selama perjalanan emang bener bener ga penting.

magrib kami sudah di bandung lagi, dilanjutkan dengan bersantai di ngopi dulu sambil membicarakan beberapa hal sama bp himafi 2009. setelah itu, ada keinginan untuk karokean (saya yang pengen), sampai pada akhirnya kami memutuskan karoke bukanlah solusi yang tepat untuk malam itu. dan datanglah ide dari dita yang mengusulkan untuk makan mie rebus di rumah osi...tanpa mikir dulu, semuanya sepakat . tapi kali ini tanpa atep, ihsan, eki, adjenk, dan billy.

rumah osi ada di gunung batu, di dalemnya ada halaman belakang. nah kalo dulu jaman masih jadi bp dan suka rapat sampe malem di himpunan, biasanya om haru yang nganter kami kaum perempuan untuk pulang. kadang orang yang pertama dianter adalah osi. habis rapat, belum makan, lapar dongg..sampe rumah osi tanpa basa basi kami suka minta makan. jadi rapat selesei jam 10 tapi baru sampe rumah jam 2an.

nah begitu pun malam tadi. minta makan di rumah osi walaupun cuma makan mie rebus. duduk diteras berlakang yang menghadap kehalaman. ngobrol-ngobrol lagi mencairkan suasana yang belum beku daritadi siang. tetep dengan format saling mengejek, saling membuat mati gaya satu sama lain. hmmmmfffhhhh.....pikirku betapa 3 taun itu cepet banget.

12 Maret 2009

transformasi yuk..

salah satu yang melemahkan krativitas adalah ketika kita terjebak sama rutinitas. jalan yang sama menuju kampus yang setiap hari kita lalui, atau makan siang di tempat yang sama, atau bangun tidur mesti jam sekian, naek angkot mesti bayar uang pas, atau ketika browsing yang dibuka cuma itu itu ajah, menjadi penyebab kecil hilangnya kreativitas. termasuk saya ini. padahal dari dulu saya suka ngerasain kalo saya ini orang yang banyak ide, sok ngahiwal sendiri. tapi beberapa taun belakangan ini saya ngerasa otak ini jarang dipekerjakan sampe sampe daya imajinasi dan daya kreasi saya mengalami penurunan. saya baru ngeuh pas tadi di kelas, waktu kuliah manajemen, ada sedikit kuis dalam bentuk games yang tujuannya mengasah kreatifitas. cuman hal sederhana aja pertanyaannya, tapi haduuuhhhh.....otaknya males banget mikir. think out of the box. cuma itu kata kuncinya. tapi semakin saya berpikir think out of the box semakin saya terperangkap dalam kotak, trapped in the box. saya jadi introspeksi diri, kenapa saya jadi ga kreatif yah??biar nanti malam saya merenung dan untuk itulah saya jadi pengen merubah rutinitas rutinitas kecil yang saya lakukan selama ini.

05 Maret 2009

mereka dataaaanggg...

fiuhh...bagi saya perjalanan pulang ke rumah di waktu mendekati magrib adalah perjalanan yang melelahkan, apalagi ditambah hujan. bayangkan sajah, naik anggkot dua kali, tiap angkot pasti ada acara ngetemnya minimal 10 menit. dan dikarenakan hujan,jalanan pun mendadak macet karena terganggu oleh air yang menggenang di jalan-jalan. begitu pun dengan daerah tempat saya tinggal. buah batu. padahal jarak dari jalan kliningan ke depan komplek rumah itu kira2 hanya 300 meter, tapi perjalanan tersebut memakan waktu 30 menit. OMG, lebih baik jalan saja!!! dari kampus energi tinggal energi sisa, ditambah lambung berontak kelaperan, belum lagi sakit perut akibat sindrom bulanan...arghhkkkhhh...terlintas di pikiran ingin hilang dari bumi ini.

dan sampai ke rumah....Jreng jreng....rasyad menjadi tiga!!!rasyad adalah keponakan saya dari kaka kedua, berumur tiga tahun, lagi 'bageur2' nya buat nendangin mukulin teriak teriak,,,satu orang rasyad dan satu orang adiknya sajah, kadang bikin saya ingin 'kabur' dari rumah kalau bener-bener lagi rungsing... ternyata, sekarang dua orang ponakanku dari kaka pertama yang dari lampung baru saja tiba, kedua bocah itu bernama abi berumur 6 tahun dan ais berumur 3 tahun. tapi keduanya terlihat seumuran semua, karena kakaknya berbadan mungil. jadilah 3 orang bocah-bocah itu berkumpul....fiuhhhh....
dateng ke rumah, langsung d sambut sama teriakan teriakan "waaahh...tante indah, ayo kita pukul dia..!!!!!" beuhhhhhhh....disaat yang tidak tepat, pikirku dalam hati....ku respon mereka dengan seadanya, karena kondisi energiku yang hampir habis. masuk ke dalam rumh, kondisi nya bener-bener kaya abis perang, mainan-mainan dikeluarin, para bocah malah bermain pukul-pukulan,,,,tiba-tiba si abi berkata 'tante indah, kamarnya aku berantakin'...waaaaaaaa.....tidaaakkkkk....sudah terbayang olehku apa yang dilakukan mereka di kamarku....loncat-loncat di tempat tidur, membuka selimut yang terrlipat rapi, mengacak-ngacak hiasan-hiasan d kamar...dan ternyata bayanganku itu bukan hanya bayangan, itu adalah sebuah kenyataan ditambah dengan jejak jejak karbon yang mengotori lantai.. hufffff.....habislah energi ku hari itu.

selamat datang anak-anak!!!