15 Februari 2012

random #3

Pernah dengar penyakit 'ain?
Jujur saja saya baru dengar kemarin, ketika menengok seorang teman yang baru melahirkan. Penyakit ain adalah penyakit karena pandangan mata. Berdasarkan beberapa artikel yang saya cari maka penyakit ini disebabkan oleh pandangan mata seseorang terhadap sesuatu yang disertai rasa dengki/ disertai kekaguman semata yang menimbulkan efek mudharat kepada objek yang dipujinya. (mungkin untuk lebih lengkapnya cari sendiri saja ya, ref). Bentuknya seperti apa? masih belum ngerti juga.

Secara ilmiah saya pun tidak tahu mekanisme nya seperti apa tentang terjadinya penyakit ini, di beberapa artikal hal ini dikategorikan sebagai penyakit syar'i yang penyembuhannya pun dengan pendekatan agama sesuai yang dicontohkan Rasullualah SAW.

Saya bingung kenapa kemudarathan bisa terjadi pada seseorang/sesuatu yang dipuji. Mungkin ada yang lebih mengerti?

Dari yang saya baca juga, salah satu hal untuk menghindari tertimpanya penyakit ain adalah dengan tidak membuat situasi dimana orang menjadi iri terhadap situasi tersebut. Heu,,serem juga ya. Karena tindakan kita sehingga bisa membuat orang lain iri merupakan sesuatu yang sulit dikontrol. Kalau kita iri dengan orang lain, yang dikontrol kan hati kita ya, namun jika kita melakukan sesuatu yang biasa saja tapi ternyata hal itu menimbulkan rasa iri di orang lain (walaupun tidak tampak), hal itu bisa menjadi penyebab penyakit ain datang ke kita. (cara mencegah penyakit ini datang ke kita)

Mungkin ini adalah ungkapan "dari mata turun ke hati" ya..?

Manusia itu makhluk sosial, butuh eksistensi, butuh pengakuan, dan tentunya juga butuh pujian, hal itu lumrah dan manusiawi sekali. Hanya saja, saya cukup menyadari bahwa pujian itu kadang membawa efek negatif. Hal tersebut besar kemungkinan dapat membuat seorang yang dipuji memiliki sifat sombong. Terlepas niatan dari seorang yang memuji itu sendiri, apakah disertai muatan atau memang ikhlas. Namun yang saya rasakan dan tidak saya pungkiri, ketika mendapatkan pujian sedikitpun rasanya ada keinginan mendapatkan pujian itu untuk kedua kalinya. Namun islam mengajarkan kita untuk selalu mengingat bahwa sesuatu yang baik dan indah hanyalah milik Allah SWT, tidak ada yang pantas pujian selain untuk Nya, makanya ketika kita mendapat pujian hendaknya mengucapkan Alhamdulillah (segala puji hanya milik Allah) dan ketika melihat sesuatu yang baik hendaklah mengucapkan Masya Allah (Allah SWT berkehendak akan hal itu). Pujian sesekali diharuskan tentunya untuk mengapresiasi sesuatu, namun yang perlu diingat kembali memang semuanya dikembalikan pada niat masing-masing hati. Jangan sampai memuji karena ada rasa terpaksa harus memuji, memuji karena ingin diberi pandangan baik oleh orang lain, pujilah seseorang karena memang kebaikan yang ia miliki itu karena kuasa Allah SWT.

Jujur saja, berat dan takut rasanya menuliskan ini.. :) namanya juga belajar kan.
Wallahualam bissawab

3 komentar:

  1. jadi, penyakit ini kena kita kalau ada orang iri sama kita? trus efek ke kita-nya apa,ndah?

    BalasHapus
  2. itu salah satunya penyebabnya aja,,intinya penyakit karena berawal dari pandangan mata.kalo dari artikel2 biasa sering terjadi sama bayi/anak kecil. si anak jadi sering nangis, terlihat kusam, sedih, penyembuhnya dengan ruqiyah. itu sih dari yang saya baca, tapi saya juga belum paham teh acit..

    BalasHapus
  3. innalillahi,, saya baru denger ada penyakit macam ini, nuhun infonya.
    jadi intinya mah mesti jaga diri yah.

    oia,, Indah wilujeng tepang taun,, semoga selalu ada dalam lindungan Allah. salam untuk Rangga

    BalasHapus