02 April 2011
ada kekhawatiran yang bisa dibilang cukup berlebih, kalau2 nanti menemuka kondisi lingkungan yang tidak senyaman disini. berhadapan dengan orang2 yang membuat kepala cukup rungsing, bahkan mungkin dari tiap pagi saat membuka pintu rumaah. ahhhh... gak mau gak mau! bukannya dari lingkungan seperti itulah saya dulu berasal, yang kemudian menemukan sebuah lingkungan yang saya idamkan, saat orang2 di jalan saling menundukan kepala alih alih mengucapkan terimakasih karena memberikannya jalan untuk lewat, yang berbaris antri tanpa ada kegelisahan dan ketakutan. gak mau menjelekkan, gak mau menyalahkan. akankah saya cukup mampu mempertahankan ini semua? tidak bergumam saat melihat orang membunyikan klakson hanya karena ada penyebrang yang lewat didepan mobilnya. akankah?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
sing sabar we.
BalasHapussemua juga (pada akhirnya) akan kembali ke asalnya..
kata temen saya, ndah, lingkungan yg seperti sekarang kita tinggali bisa diciptakan dengan pertama2 kita yg konsisten menerapkannya di lingkungan kita nanti. sy gatau itu betul atau engga, tapi kt temen sy lagi, ga ada gunanya yg kita alami di lingkungan yg baik kalau ngga membuat kita jd lebih baik
BalasHapuseuuu...nyambung nggak yah? :D
@kang muy: semua gitu? ulah ah, kudu ada yang berubah atuh, kembali ke asal tapi dengan perubahan..
BalasHapus@teh tiffa: iya bener, そうしようとおもっています。。itu yang kami rencanakan. Kalo berada di lingkungan baik tapi kita ga jadi lebih baik, orang merugi namanya teh..