tanggung jawab siapakah?
kematian memang takdir dari Allah, apapun caranya kapanpun waktunya, hanya Allah yang menentukan. tapi...
kenapa warga2 tersebut rela desak desakan? mungkin memang ada niat tulus dari mereka untuk bersilaturahmi dengan presiden, tapi entah kenapa saya meyakini bahwa mereka itu datang dengan hrapan menerima seamplop kertas berisi uang. tidak seberapa isinya memang (bagi pejabat), tapi bagi mereka uang tersebut cukup untuk makan mereka 1-2 minggu.
ini adalah masalah kesejahteraan pak. mereka belum sejahtera.
dan kenapa bapak bikin acara macam itu?
apa bapak menghargai hari lebaran dengan materi?
apa bapak memang benar2 ingin bersilaturahmi dengan mereka? jika ia, berapa orang yang datang kesana yang bapak ajak ngobrol? yang bapak tanya masalah mereka apa, yang bapak tanya kebutuhan mereka apa.
apa bapak bener2 pengen mereka senang? berilah mereka (kami) pendidikan, pembangunan.
apa bapak pikir ini adalah momen untuk beramal dan dekat dengan warga?
beramal itu tidak terbatas waktu, kemampuan, bahkan kondisi.
bapak ingin dekat dengan warga itu gampang, berhentikanlah itu semua pengawal bapak. biarkan diri bapak bebas kesana kemari melihat realita, berpikir, dan bertindak.
apa maksudnya semua ini pak?
saya sangat tidak mengerti apa yang bapak pikirkan.
saya bener2 sedih dan takut sekali. saya membayangkan betapa besar tanggung jawab seorang pemimpin itu. Astagfirullah.
nb: untuk bapak bapak yang sedang memimpin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar