buat saya, ini menjadi pertama kalinya saya ngomong pas seminar. apa yang saya sampaikan yaitu tentang TA saya di indonesia dan sedikit tentang apa yang akan saya lakukan 3 bulan kedepan di lab. yang bikin saya sangat deg-deg an adalah, ini pertama kalinya saya berbicara/presentasi scientific dengan bahasa inggris di depan 20 lebih orang jepang dengan kemampuan bahasa inggris saya yang pas-pas an, ditambah saya presentasi di depan orang-orang yang mayoritas punya latar belakang ilmu yang jauh beda...alhasil saya grogi setengah mati deh.
hal hal yang akan dibicarakan di seminar harus melalui proses penyetujuan dari sensei yang telah didiskusikan sebelumnya dalam group meeting (tiap 2 minggu sekali), kalo keluar dari apa yang telah didiskusikan, tunggulah panggilan dari sensei setelah seminar (hehehehe..). grup meeting itu 2 minggu sekali, sedangkan seminar tiap orang mungkin kebagian sekali saja dalam 2 bulan.
di dalam group meeting, orang yang berkumpul lebih sedikit. dalam kasus saya, saya tergabung dalam grup material yang cuma ada 5 orang mahasiswa didalamnya. saat grup meeting, kita melaporkan apa yang kita kerjakan, baik eksperimen, baca paper, atau sekedar bilang "saya ga ngerjain apa2". kita diskusi banyak sama sensei, tentang hasil yang didapat baik jelek atau bagus, dan berbagi ide untuk langkah berikutnya.
kembali ke seminar yaaahh...
pas seminar saya kemaren, saya menyiapkan dengan membuat slide yang seperti saya buat di indonesia, ternyata apa yang saya buat (banyak ruang kosong di dalam slide) itu bukan tipe slide orang jepang (hasil pengamatan presentasinya mahasiswa jepang), dan sensei saya pun meminta saya untuk merevisi slide dengan lebih padat. kesempatan performansi tiap orang itu sejam, 15 menit untuk pemaparan, dan sisanya tanya jawab. tapi saya melakukannya dengan 25 menit persentasi, dan 20 menit tanya jawab. ini karena saya mengalami kemacetan dalam mengeluarkan kata-kata bahasa inggris, maklum lah amatiran. dan pas sesi tanya jawab pun hanya 3-5 orang yang nanya dimana 3 diantaranya itu dosen. entah kenapa mahasiswa jepang teh enggan pake bahasa inggris, padahal kalo disuruh nulis mereka teh jago, tapi kalo ngomong meni hararese (baca:susah). sesi tanya jawab ga berlangsung baik, soalnya apa yang mereka tanyakan ga saya kira sebelumnya (pis ah!), tapi yah secara umum sih berlangsung lancar. minimal saya latihan ngomong bahasa inggris, ya kan? (pembenaran dan nyari dukungan)
sehari setelah seminar, saya dateng ke lab dan menemukan secarik kertas di meja saya. kertas itu isi nya notulensi hasil seminar sehari sebelumnya, pertanyaan dan masukan dari audiens di seminar.
pikir saya, semua ini beda banget sama pas ngerjain TA di bandung. proses bimbingan tugas akhir yang sangat diperhatiin, baik risetnya dan orangnya. juga proses belajar yang bener-bener teratur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar