24 Mei 2010

kata ganbatte

kalo suka nonton film/dorama jepang, pasti sering banget kita denger kata "ganbatte".
beberapa teman saya juga sering paka kata-kata ganbatte untuk nyemangatin temen nya yang sedang/akan menghadapi suatu masalah/kerjaan/ujian. ganbatte sendiri asal kata dari "Ganbaru" yang punya arti work hard, try hard, try one`s best..
selama saya disini, saya juga sering dapet kata2 ganbatte dari sensei atau dari temen2 orang jepang. ketika kami mau menghadapi tes kanji kah, atau ketika kami dapet pr dari grammer yang baru dipelajari kah, atau ketika akan ngomong pake bahasa jepang kah,,,kata "ganbatte" akan diberikan oleh sensei. temen2 di lab juga ngasih kata "ganbatte" ketika saya harus melakukan riset, bahkan sampai "ganbatte party" untuk orang-orang yang akan melakukan seminar pertama kali (seperti saya pekan lalu). yah ganbatte,,,do your best!
sekilas emang kata-kata tersebut punya arti yang positif, mendorong seseorang untuk selalu melakukan yang terbaik, mendorong seseorang untuk berusaha keras semaksimal mungkin...tapi ternyata, semangat yang diberikan sama orang jepang punya efek tersendiri buat penerimanya.

hari ini kelas Interculture Communication yang saya ambil membahas tentang ekspresi ganbatte-nya orang Jepang. awalnya kami hanya dikasih selembar kertas berisi ekspresi-ekspresi kalimat orang jepang yang biasa dipakai, dan kami disuruh mengintrepresentasikan maksud dari kalimat tersebut, yakni mengenai maksud dan mengapa orang jepang melakukan hal itu.
ketika sampai pada ekspresi ganbatte,,semua orang di kelas angkat bicara, menceritakan dan mengingat kembali momen ketika kata Ganbatte didapat. akhirnya sensei pun berbicara. Orang jepang seneng banget kerja keras, bahkan apa pun yang dihadapi harus penuh kerja keras ngelakuinnya. Maka kerja keras yang mereka lakukan pun mesti ditularkan ke teman yang lain. Hal sekecil apapun, jika mendapat ekspresi Ganbatte, akan terkesan menjadi sesuatu yang besar. Contohnya: saya dapet PR kanji nih, semua jawabannya udah ada di buku dan kita cuman tinggal nyalin ajah. tapi ketika ada yang bilang "Ganbatte ne!" terkesan kalo si PR teh sesuatu hal yang sulit dikerjakan. Atau, ketika akan pulang dari kampus ke rumah dengan sepeda, dan hari itu hujan turun. seorang teman atau teman pasti bilang "Ganbatte!" . padahal itu hal biasa, tapi terkesan mengendarai sepeda saat hujan itu hal yang sulit.

mendorong seseorang ke arah positif memang harus dilakukan, tapi apa jadinya ketika kita sedang menghadapi hal yang memang butuh kerja keras untuk dikerjakan, dan orang lain berkata "Ganbatte!". dua kemungkinannya, pertama kita akan merasa termotivasi dengan dorongan tersebut, atau kedua kita akan merasa tertekan karena terus-menerus sang teman mengatakan "ayo, kerja keras!!!".
sensei saya pun bilang, ketika seorang jepang mengalami sakit mental, sang dokter pun akan menyarankan ke lingkungan sekitarnya untuk berhenti bilang "ganbatte" ke orang tersebut, karena hal tersebut akan membuat si penderita semakin merasa dibawah tekanan. cerita lain dari sensei adalah, beberapa tahun terakhir ini, pemerintah jepang banyak mendatangkan perawat dari indonesia karena jumlah perawat orang jepang kian berkurang. awalnya pasien yang kebanyakan orang tua enggan untuk diurus oleh orang asing. tapi ternyata seiring waktu berjalan, para pasien2 tersebut lebih memilih dirawat oleh perawat orang indonesia. alesannya adalah, perawat Indonesia ga pernah ngasih kata2 "Ganbatte", dan itu ngebuat si pasien lebih rileks. perawat Indonesia membiarkan sang pasien bersabar dengan cara mereka sendiri. hadoooohhhhhh!!!!!

kita di Indonesia, kita jarang nyuruh orang lain untuk kerja keras, yang biasa digunakan adalah "Semangat!". menurut saya kata semangat itu lebih punya makna fundamental. soalnya semangat adalah suatu bentuk sifat yang keluar dari diri sendiri, dari hati, bukan dari kemampuan. seseorang yang berkata "semangat" pada orang lain, bermaksud untuk membangkitkan gairah si orang tersebut agar punya kekuatan untuk menyelesaikan tugasnya, dimana jika semangat sudah ada maka kerja keras akan muncul kemudian. hehehehehe...

yeah, gada yang bener gada yang salah, namanya juga budaya. ini cuman sekedar cerita indah. hehehehe..
yang penting mah luruskan niat, maksimalkan ikhtiar, serta bertawakkal dan berdoa pada Allah SWT. betul kan?!

3 komentar:

  1. ganbatte neng indah!!!...eh, semangaaaattt!!!

    BalasHapus
  2. oh, saya baru tau ada cerita begitu. jadi kalau di Jepang mau kasih semangat, selain Ganbatte kita bisa bilang apalagi?

    BalasHapus
  3. to teh tiffa: apa lagi yah?? ya paling simpel dan merepresentasikan seluruh dukungan memang ganbatte paling cocok...tapi ya msti diliat juga kondisi si orang nya kaya apa..salam kenal ya teh

    BalasHapus