Mencoba inget-inget kapan pernah punya mainan puzzle,,,
hmmmm.....
lupa,,mungkin pernah tapi ukurannya juga kecil, itu juga jaman kecil dulu (maaf lebih tepatnya saat umur masih kecil - karena walau umur kecil tapi badan tetap besar sedari dulu).
Kemarin-kemarin saat jalan ke sebuah toko, kami liat sebuah kotak puzzle yang menarik. Kenapa menarik, karena dikotak depannya bertuliskan puzzle 4D. Tidak hanya tiga dimensi saja sodara-sodara, dan juga tidak mengharuskan kami pake kacamata film. Puzzlenya itu bergambar kota Tokyo. Menjadi 4 dimensi karena, selain 3 dimensi ruang, si pembuat juga memasukkan unsur waktu dalam si puzzle.
Pendek cerita kami benar-benar tertarik, tetapi setelah menanyakan harganya di toko tersebut kami benar-benar langsung loyo. Muahal, dan rasanya ga rela banget tiba-tiba harus ngocek kantong tiba-tiba. Jadi yang kami lakukan adalah pulang ke rumah, cari internet siapa tahu ada harga yang lebih murah, dan pada akhirnya kami pun rela membeli puzzle dengan harga sedikit lebih murah dari harga aslinya. (mencoba membesarkan hati dengan bilang: ini kenang-kenangan selama tinggal di Jepang, hahaha)

Hari Sabtu lalu, pesanan datang ke rumah, dan langsung deh kegatelan buat ngacak-ngacak isi kotak. Puzzle berukuran A2 ini terdiri dari 3 layer. Layer pertama (bisa disebut tahap pertama) itu bergambar kota Tokyo di tahun 1958 jumlah potongan ada 777 keping, disini belum harus dipasang bangunan-bangunan tinggi. Di layer kedua (tahap kedua) adalah Tokyo di tahun... (ya ampun tahun berapa ya, ini petunjuk nya pake kanji, gak bisa bacanya, m(-.-)m ), keliatannya sih di tahun sekarng yang pasti di layer kedua ini beberapa bangunan dan area sudah banyak yang berubah fungsinya, jumlah potongan puzzlenya ada 551 keping. Lebih banyak bangunan-bangunan modernnya, area hijau pun sedikit berkurang. Kemudian di layer ketiga (tahap ketiga), baru deh nempelin bangunan-bangun mini diatas si puzzle. Ada Tokyo Tower, ada Skytree Tower, ada Rainbowbridge, ada Sensoji Temple, Palette town, gedung NTT, Aqua city, dan masih ada bangunan-bangunan mini lainnya (total ada 91 bangunan mini). Setelah semuanya tertempel, nanti didekat bangunan yang sudah ditempel (sepeerti peta), dikasih keterangan nomor dari 1 hingga 86. Nomor itu menunjukkan timeline pembuatan si bangunan yang bersangkutan. Kalo lihat timeline diagram yang dikasih, berarti dimulai dari nomor 1 yakni Tokyo Station di tahun 1914 dan yang paling terkini yakni nomor 86 adalah Skytree Tower di tahun 2012.
Libur akhir pekan kemarin, kami kerjain bareng-bareng. Hanya sampai tahap/lapisan pertama aja. Setelah itu jadi juga di bongkar lagi, yaaa... namanya juga penasaran. Nanti kalo udah pulang ke Bandung baru di susun lagi deh.

menuju amazon.co.jp, kabita :D
BalasHapusudah pesennya teh? tau aja kami beli di amazon (itu harga yang paling murah diantara semuanya)
BalasHapuskeren maenannya
BalasHapus