08 April 2009

pasca contreng

Pasca mencontreng..

Tumben hari ini cerah banget, padahal dari kemaren mendung terus.

Di ujung jari kelingking kiri saya udah tercelup tinta ungu, artinya saya udah medapatkan hak saya sebagai warga Negara untuk ikut serta dalam pesta demokrasi negeri kita ini. Walaupun sempet bimbang di beberapa menit mau milih, akhirnya saya menetapkan pilihan juga. Bukan saya ikut-ikutan untuk mencontreng, tapi saya hanya seorang warga yang menaruh harapan sama kekuasaan Allah agar dikasih pemimpin yang terbaik untuk negeri ini.

Sayang sekali, pendataan daftar pemilih tetap masih saja buruk. Di rumah saya ada 5 orang yang memiliki hak untuk memilih, undangan yang datang ternyata untuk 14 orang. Diantara 14 orang itu hanya 4 nama yang ada di rumah saya. Berarti kan ada 10 orang nama yang undangannya salah alamat (karena kita sekeluarga ga tau alamat orang itu) dan artinya mereka ga dapet hak pilih mereka, sayang sekali. Padahal hal itu sudah terjadi sejak pemilihan gubernur jawa barat dulu, berlanjut ke pemilihan waliokota, dan terulang lagi sampai pemilu legislatif saat ini. Jangan-jangan sampe nanti pemilu presiden lagi!!! Jadi apa yang mereka (baca : para petugas kecamatan) lakukan di kantor? Sampe setengah tahun berlalu tidak ada pe rapihan status kependudukan.

Siapapun pemenangnya, itu adalah pilihan rakyat. Jangan salahkan siapapu ketika pemimpin nanti berkelakuan buruk, karena itu mencerminkan kebanyakan penduduk negeri ini yang kelakuannya juga ga jauh beda (mungkin saya juga termasuk). Hanya Dia yang Maha Berkuasa. Wallahualam.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar